10 Tradisi Unik yang Dilakukan untuk Sambut HUT RI 17 Agustus

tradisi unik indo hut ri

Tanggal 17 Agustus merupakan salah satu momen yang sangat penting bagi seluruh warga Indonesia. Hal itu dikarenakan kita akan merayakan Hari Kemerdekaan yang ke-77 pada tahun ini. Rasanya kurang lengkap jika tidak diwarnai dengan berbagai kegiatan seru. Oleh karena itu, tak heran jika banyak tradisi unik yang dilakukan di setiap daerah untuk merayakannya.

Menjelang Hari Kemerdekaan RI, sebagian besar masyarakat biasanya sudah mulai menghiasi rumahnya dengan bendera merah putih. Selain itu, mereka juga sudah mulai siap-siap untuk membuat berbagai acara seru, seperti upacara bendera hingga lomba 17 Agustus.

Lantas, ada tradisi unik apa saja ya yang biasa dilakukan oleh masyarakat untuk merayakan hari jadi Indonesia ini?  Melansir dari berbagai sumber, yuk simak ulasan selengkapnya berikut ini!

10 Tradisi Unik 17 Agustus di Berbagai Daerah

1. Tradisi Unik 17 Agustus, Pacu Kude di Aceh
Tradisi unik yang pertama adalah Pacu Kude yang dilakukan oleh masyarakat Aceh. Pacu Kude sendiri merupakan sebuah permainan rakyat yang telah ada sejak masa kolonial Belanda. Permainan ini biasa dilakukan setelah masa panen berlangsung.

Namun setelah Indonesia merdeka, Pacu Kude secara resmi diambil alih oleh pemerintah. Sejak saat itu, Pacu Kude dianggap sebagai simbol dari perjuangan rakyat untuk mendapatkan kemerdekaan. Itulah sebabnya setiap Hari Kemerdekaan RI, masyarakat di Aceh melakukan permainan tersebut.

2. Obor Estafet di Semarang
Bagi Parents yang berasal dari kota Semarang, pastinya sudah tidak asing lagi dengan acara Obor Estafet. Tradisi yang terbilang cukup unik ini biasa dilakukan oleh masyarakat Semarang atau lebih tepatnya warga di Kelurahan Papandayan, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Timur.

Meskipun sudah ada sejak hampir 30 tahun yang lalu, aturan Obor Estafet tidak mengalami perubahan lho. Para peserta tetap diharuskan untuk lari sambil membawa obor. Alasan dipakainya obor dalam acara tersebut karena ia dianggap sebagai simbol semangat dari para pejuang saat merebut kemerdekaan RI.

Dengan adanya lomba Obor Estafet ini, masyarakat diharapkan dapat terinspirasi dari semangat para pahlawan dan melanjutkan perjuangan mereka di masa kini.

3. Lomba Sampan Layar di Batam
Tradisi yang tidak kalah unik dari daerah lainnya adalah Lomba Sampan Layar yang dilakukan oleh masyarakat di Batam. Awalnya, lomba ini adalah permainan tradisional namun berubah menjadi tradisi rutin yang diadakan setiap ulang tahun Indonesia.

Baca Juga:  Apa arti mimpi hamil menurut Islam dan primbon Jawa? Bersiap dan berhati-hatilah

Lomba Sampan Layar ini biasa diselenggarakan setelah upacara HUT RI. Menonton pertandingan ini secara langsung adalah pengalaman seru yang harus Parent coba suatu saat nanti. Hal itu dikarenakan acaranya sangat meriah, ditambah lagi akan ada banyak perahu kayu warna-warni yang berlayar. Bahkan, ada wisatawan mancanegara yang datang ke Batam untuk menyaksikan pertandingan ini lho.

4. Lomba Dayung di Banjarmasin
Pernahkah Parents mendengar tentang Lomba Dayung? Sebuah perlombaan yang dilakukan oleh masyarakat di Kalimantan atau lebih tepatnya di Banjarmasin. Lomba Dayung yang dilakukan setiap tahunnya di Sungai Martapura ini ternyata sudah ada sejak tahun 1924 silam lho.

Tidak hanya jadi sarana hiburan saat HUT RI saja, tetapi Lomba Dayung ini juga menjadi sarana untuk mencari bibit-bibit baru pendayung yang hebat. Bahkan, saking terkenalnya acara ini, ada peserta yang rela datang dari jauh, seperti Sumatera dan sebagainya.

5. Tradisi Unik 17 Agustus, Telok Abang di Palembang
Tradisi yang tidak kalah menarik lainnya adalah Telok Abang, sebuah mainan yang terbuat dari gabus. Anda akan menemukan banyak penjual Telok Abang di sepanjang jalan di Palembang selama bulan Agustus.

Mainan khas bulan Agustus ini biasanya dibentuk menjadi berbagai model, seperti kapal laut, pesawat terbang, kereta, dan lain sebagainya. Selain itu, para penjual Telok Abang juga menempelkan berbagai kertas sebagai hiasan dan uniknya lagi mereka juga menambahkan telur rebus yang sudah dicat merah di bagian tengah kapalnya.

6. Barikan di Malang
Selanjutnya adalah tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat Malang setiap tanggal 16 Agustus malam, yaitu Barikan. Seperti diketahui Barikan adalah acara syukuran yang diadakan di setiap kampung atau lingkungan warga.

Berbeda dari tradisi sebelumnya yang meriah dengan berbagai lomba, tradisi Barikan ini justru hanya mengadakan acara doa bersama, renungan, menyanyikan lagu kebangsaan, hingga makan bersama. Tujuannya pun sebagai wujud syukur dan ajang silaturahmi antar masyarakat setempat.

7. Tirakatan di Jawa
Bagi Parents yang berasal ataupun tinggal di daerah Jawa tentunya sudah sangat familiar dengan yang namanya tradisi Tirakatan ini. Seperti diketahui Tirakatan adalah sebuah tradisi yang wajib dilaksanakan setiap tanggal 16 Agustus malam. Pada umumnya, tradisi Tirakatan ini dihadiri oleh para sesepuh, pejabat desa, dan warga setempat.

Hampir sama dengan acara Barikan yang ada di Malang, bedanya dalam acara ini akan ada pembacaan sajak atau mengenang jasa pahlawan, mengheningkan cipta, doa bersama, dan makan bersama. Selain itu, dalam acara ini juga akan ada sesi penyerahan hadiah untuk peserta yang sudah mengikuti berbagai lomba sebelumnya.

Baca Juga:  LAMA Tak Muncul di TV, Jebolan IMB Ini Bahagia Jadi Istri Pesulap, Rumahnya Unik Fasilitas Penuh

8. Sepakbola Durian di Kebumen
Pernahkah Parents mendengar sepakbola yang menggunakan buah durian? Ini mungkin terdengar sangat tidak masuk akal tetapi masyarakat di Kebumen benar-benar mengadakan lomba sepakbola dengan buah durian.

Setiap tanggal 17 Agustus, mereka pasti selalu mengadakan lomba Sepakbola Durian ini. Namun mengingat perlombaan ini cukup berbahaya, jadi pesertanya pun hanya boleh diikuti oleh orang tertentu saja. Seperti misalnya, anggota laskar Densus 99 dan anggota forum spiritual. Dan sebelum memulai perlombaannya, mereka biasa mengadakan doa bersama terlebih dahulu untuk meminta keselamatan para peserta.

9. Peresean di Lombok
Masyarakat Lombok juga tidak mau kalah dari daerah lainnya nih, sebab mereka juga memiliki sebuah tradisi unik bernama Peresean dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI setiap tahunnya. Diketahui Peresean adalah lomba yang diikuti oleh para jagoan terkenal untuk mengadu ketangkasan mereka.

Para peserta yang mengikuti lomba ini akan dilengkapi dengan senjata rotan dan perisai yang terbuat dari kulit sapi ataupun kerbau. Meskipun terbilang cukup berbahaya, tetapi di balik lomba Peresean ini terdapat pesan moral yang mendalam lho. Tidak hanya untuk adu ketangkasan saja, tetapi lomba ini juga memiliki makna persaudaraan dan sikap ksatria seorang laki-laki yang diuji melalui permainan tersebut.

10. Tradisi Unik 17 Agustus, Pawai Jampana di Bandung
Beralih ke Kota Bandung, Jawa Barat, terdapat tradisi yang bernama Pawai Jampana. Dalam pawai ini, biasanya akan akan tandu besar yang memuat aneka hasil bumi, hasil kerajinan masyarakat setempat, hingga berbagai macam makanan. Tandu tersebut kemudian akan dibawa oleh empat orang.

Ada puluhan tandu dalam pawai tersebut, dan nantinya para masyarakat yang ikut menyaksikan acara ini diperbolehkan untuk merebut hasil bumi yang ada di dalam tandunya. Sementara itu, makanan yang juga ada di dalam tandu akan dimakan secara bersama-sama.

Itulah sejumlah tradisi unik 17 Agustus yang ada di berbagai daerah. Nah, kalau di tempat tinggal Parents sendiri biasa melakukan tradisi apa saat Hari Kemerdekaan RI?

***

Sumber: id.theasianparent.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].