Ternyata rasa syukur dapat menghubungkan kita satu sama lain, kok bisa?

Ilustrasi bersyukur (Freepik)

delta3.co.id – Rasa syukur merupakan sebuah ungkapan atas hal apa saja yang terjadi dalam hidup kita.

Rasa syukur sendiri bisa dibilang menjadi obat untuk ketidakpuasan. Memang ketika dibaca, rasanya sama seperti thread self improvement yang tersebsar dalam berbagai sosial media, yang terkadang sumbernya tidak jelas.

Namun dalam dua dekade terakhir, para peneliti mulai menemukan cara untuk melawan rasa ketidakpuasaan itu sendiri, salah satunya adalah dengan rasa syukur atau bersyukur.

Nyatanya, rasa syukur sendiri dapat membuat manusia saling terhubung antara satu dengan yang lainnya.

Tim delta3.co.id merangkum dari beberapa sumber mengenai bagaimana rasa syukur sendiri bisa menghubungkan manusia.

Bisa dibilang, asal rasa syukur sendiri kemungkina adalah hubungan timbal balik. Rasa syukur sendiri kemudian berevolusi sebagai sinyal yang memotivasi para hewan untuk bertukar benda-benda tertrentu, demi keunguntungan mereka bersama, dikutip dari artikel berjudul A Simple Rule for the Evolution of Cooperation on Graphs and Social Networks.

Hal tersebut bisa ditemukan dalam kingdom animalia; beberapa spesies ikan, burung, dan mamalia, khususnya primata, seperti tertulis di Science Report yang dipublikasi pada tahun 2015.

Baca Juga:  Cerita Robby, penjual bendera keliling yang bermimpi pergi ke Amerika

Sementara itu, mengutip Psycho Bull, ketika otak kita  mengenal bahwa seseorang telah melakukan hal yang baik untuk kita, secara tidak kita sadari otak akan bereaksi dengan memunculkan rasa syukur dan memotivasi untuk membalas budi perbuatan mereka.

Rasa berterimakasih atau bersyukur ini membuat kita lebih perhatian kepada orang lain, begitu juga sebaliknya.

Hal ini menjadi begitu penting karena dengan semakin berkembangnya otak manusia untuk membaca perasaan atau ekpresi wajah orang lain, manusia akan lebih mudah membedakan mana individu yang egois dan pantas untuk dijauhi, dikutip dari Cognitive and Emotion.

Hal ini juga menjadi sebuah evolusi yang menguntungkan, dikarenakan dapat membuat hubungan antara manusia menjadi lebih tahan lama.

Contoh paling mudah adalah, bayangkan ketika dirimu lapar yang kemudian ada seseorang datang memberimu makanan, pastinya rasa syukur tersebut akan muncul, dan akan muncul juga rasa untuk membalas budi kebaikan orang tersebut.

Baca Juga:  Untuk Masa Depan yang Indah, Lakukan Beberapa Tips Hidup Sederhana Berikut! Dijamin Kantong akan selalu Aman

Ketika balas budi sudah terbalaskan, maka orang tersebut juga akan memiliki rasa syukur atau berterimakasih padamu. Dari hal itulah maka sebuah hubungan akan terbentuk.

Dari contoh tersebut bisa kita bayangkan kejadian lapar dan membalas budi orang yang memberikan makan terjadi pada nenek moyang kita, dan terjadi dalam skala besar.

Dari kejadian tersbut bisa saja terbentuk hubngan yang kuat dalam skala yang lebih besar, dan dari contoh itu juga manusia bisa berhubungan antara satu sama lain.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa rasa syukur bisa timbul dari kebaikan kecil yang kita lakukan. Yang tanpa kita sadari kebaikan akan menular dan akan membentuk jaringan ikatan yang besar.

Maka dari itu, berbuat baiklah terhadap sesama, delta3.co.id mengutip dari YouTube Kurzgesagt – In a Nutshell pada 12 Agustus 2022. ***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.