Intip deretan prestasi Hermanto Dardak di PUPR, ayah Emil Dardak yang dikabarkan tewas kecelakaan

Achmad Hermanto Dardak, ayah Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak (tangkapan layar kanal Youtube Think Indonesia)

delta3.co.id – Ayah Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak yaitu Hermanto Dardak tewas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di tol Batang-Pemalang. Ternyata, Hermanto Dardak adalah sosok penting dan berprestasi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pria bernama lengkap Achmad Hermanto Dardak itu lahir di Trenggalek, Jawa Timur, pada 6 Januari 1957.

Selain dikenal sebagai sosok ayah Emil Dardak, Hermanto Dardak juga rupanya pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum Kabinet Indonesia Bersatu II mendampingi Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto. 

Hermanto Dardak dilantik pada 11 November 2011 dan mengakhiri masa jabatan pada 2014. Dia juga pernah dilantik sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia pada 2016.

Baca Juga:  Hari Pertama PMPL SEA Fall 2022: Alter Ego, NFT dan BOOM Esports Amankan WWCD, Menanti Kebangkitan GD

Berikut sederet prestasi yang pernah didapatkan Hermanto Dardak sewaktu mengabdi di Kementerian PUPR:

  •     Dilantik sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum tahun 2011
  •     Mendapat penghargaan tertinggi IRF Professional of the Year tahun 2014
  •     Dilantik sebagai Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia tahun 2016
  •     Dilantik sebagai Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) tahun 2016

IRF Professional of the Year adalah penghargaan tertinggi menganugerahi figur terkemuka, profesional di sektor swasta dan pendidikan yang memiliki track record luar biasa.

Selama mengabdi di Kementerian PUPR, Hermanto Dardak telah mempelopori program infrastruktur utama. Program ini disiapkan Indonesia untuk menghadapi tantangan abad ke-21.

Saat menjabat sebagai Wakil Menteri PUPR, Hermanto Dardak telah melakukan upaya percepatan yang bersejarah untuk meningkatkan konektivitas melalui investasi.

Baca Juga:  Warganya dipukul, Gibran ngamuk lakukan hal kasar ke muka Paspampres di depan kamera: Saya nggak terima

Ini juga merupakan prestasinya mengingat sebelumnya belum pernah terjadi dalam program jalan raya negara.

Hermanto Dardak memang dikenal sebagai ahli sipil atau Insinyur. Sejak di bangku pendidikan, dia tertarik menjadi insinyur sipil. Dia pun memilih Institut Teknologi Bandung (ITB) ketika berkuliah.

Hermanto Dardak menyelesaikan pendidikannya sebagai insinyur sipil dari ITB pada 1980. Dia lalu melanjutkan pendidikan ke Universitas New South Wales pada 1985. 

Ayah Emil Dardak ini  juga menyelesaikan pendidikan S3 sebagai Doktor Transport Economy di Universitas New South Wales, Australia pada 1990 silam.***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.