Pihak Ferdy Sambo coba beri amplop berisi uang kepada LPSK: Ini titipan dari bapak

Pihak sempat Ferdy Sambo coba beri amplop berisi uang kepada LPSK: Ini titipan... (Instagram @roemah_kebaya_vielga)

delta3.co.id – Kasus pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau yang lebih dikenal dengan sebutan Brigadir J yang ikut menyeret Ferdy Sambo menjadi tersangka nampaknya belum ada tanda-tanda berakhir.

Diketahui bahwa saat ini kasus pembunuhan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo mengalami babak baru setiap harinya.

Baru-baru ini kabar mengejutkan kembali terdengar. Pasalnya pihak Ferdy Sambo mencoba memberikan sebuah amplop berisi uang kepada petugas LPSK atau Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.

Hal tersebut diketahui terjadi pada saat petugas LPSK menunggu kedatangan Bharada E usai memintai keterangan tersangka Irjen pol Ferdy Sambo di kantor devisi propam polri Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 13 2022 Juli lalu.

Petugas LPSK tersebut mengaku didatangi staf Ferdy Sambo untuk memberikan dua amplop coklat.

Wakil Ketua LPSK menuturkan bahwa staf Sambo pada saat itu memberikan kode kepada petugas LPSK bahwa amplop tersebut adalah titipan dari Ferdy Sambo.

Baca Juga:  Akhirnya Hotman Paris akui sosok ini sebagai pengacara terkemuka RI, ada hubungannya dengan Brigadir J

“Staf dari Pak propam yang menyampaikan map berisi uang amplop dan itu langsung ditolak oleh staf kami, ini titipan dari bapak, yakan artinya ini bukan berkas dan dokumen yang terkait dengan permohonan,” ungkap Edwin Partogi Pasaribu, wakil ketua LPSK dilansir oleh delta3.co.id pada Senin, 15 Agustus 2022 dari beritadiy.pikiranrakyat.

Diketahui bahwa istri dari Ferdy Sambo mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK pada 14 Juli 2022 atau enam hari usai pembunuhan Brigadir J.

Diduga amplop tersebut diberikan oleh pihak Ferdy Sambo guna memuluskan Putri Candrawati istri Ferdy Sambo untuk mendapatkan perlindungan dari LPSK.

Namun, LPSK dengan tegas tidak dapat memberikan perlindungan kepada istri Ferdy Sambo tersebut karena Polri telah menghentikan penyidikan laporan dugaan pelecehannya.

Baca Juga:  Ferdy Sambo dikaitkan dengan kasus pembunuhan anggota FPI, netizen: Apakah mengganggu bisnis haram kalian?

Seperti diketahui awal adanya laporan kasus, brigadir J disebut-sebut melakukan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo tersebut dan menyebabkan terjadinya baku tembak antara Bharada E dengan Brigadir J.

Namun, pada Jumat, 12 Agustus 2022 pihak Polri menyatakan menghentikan penyidikan atas laporan tersebut.

Menurut Brigjen pol Andi Rian Djajadi penyidikan tersebut dihentikan karena tidak ditemukannya peristiwa pidana saat gelar perkara dilaksanakan.

Saat ini kasus pembunuhan Brigadir J sedang didalami dan diketahui bahwa tim khusus Kapolri yang menangani kasus pembunuhan Brigadir J saat ini pergi ke rumah Ferdy Sambo.

Rumah Ferdy Sambo yang diduga menjadi lokasi atas klaim Ferdy Sambo terkait tindakan tidak menyenangkan brigadir J di Magelang Jawa tengah.***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.