Makin panas! Rumah Pancasila beberkan pasal yang bisa menjerat si pengutil cokelat di Alfamart: Harus ditahan!

Rumah Pancasila ungkap pasal yang bisa menjerat si pengutil cokelat di Alfamart (Kolase foto: Tangkapan layar YouTube Aji Syafa dan Instagram @rumpi_gosip)

delta3.co.id – Viralnya pemberitaan soal pengutil cokelat di Alfamart membuat Rumah Pancasila turut buka suara.

Usai Hotman Paris mengungkapkan pertanyaan makjleb soal undang-undang terkait kasus pengutil cokelat lawan karyawan Alfamart.

Kini, Rumah Pancasila ungkap pasal yang bisa menjerat si pengutil cokelat di Alfamart dan mendukung penuh agar dia segera diusut dan ditahan. Seperti apa? Simak ulasannya berikut.

Karyawan Alfamart tidak bisa dikenai pasal

Karyawan Alfamart yang menindak tegas pelaku pencurian di tempatnya itu dimintai untuk lakukan klarifikasi dan permohonan maaf kepada publik.

Warganet menilai telah terjadi intimidasi dan ancaman akan dituntut UU ITE Pasal 27 Ayat 3 tentang pencemaran nama baik kepada karyawan tersebut.

Mengenai hal tersebut, Rumah Pancasila angkat bicara, “Yang pertama, mbak yang menjadi staf Alfamart ini tidak dapat dituntut dengan UU ITE pasal 27 ayat 3.”

Baca Juga:  Mariana Ahong pencuri cokelat di Alfamart akui dirinya kleptomania, kalau sedang kumat suka nyusahin keluarga

Lebih lanjut, dia menjelaskan, “Sudah ada MOU antara menteri informatika dan komunikasi dengan Jaksa Agung dan Kapolri bahwa setiap konten atau video yang berisi tentang sebuah kenyataan/fakta itu tidak dapat diterapkan pasal 27 ayat 3 tentang pencemaran nama baik.”

Karena itu, video yang diambil, diunggah, dan disebarkan di media sosial ini adalah sebuah kebenaran dan tidak bisa dituntut.

Bisa dituntut balik

Ada beberapa poin yang bisa menjerat si pengutil cokelat di Alfamart agar ditindak pidana. “Poin pertama adalah tentang pencurian.”

Bahkan, tanpa perlu ada laporan lagi, jika anggota polisi melihat video tersebut, bisa langsung membuat pengaduan dan diproses secara hukum.

“Karena ini adalah tindak pidana yang dilakukan di ruang publik. Mencoreng kenistaan untuk ruang publik,” jelasnya.

Baca Juga:  Kronologi lengkap kasus viral pencuri cokelat di Alfamart, Hotman Paris sampai turun tangan

“Pencurian ini harus segera diusut dan ibu ini harus ditahan,” ujarnya, seperti dikutip delta3.co.id dari Instagram @rumpi_gosip pada Senin, 15 Agustus 2022.

Poin kedua, dari karyawan Alfamart tersebut bisa melaporkan si pengutil cokelat atas perbuatan yang tidak menyenangkan.

“Pasal 335 ayah 1 KUHP. Ancamannya satu tahun, tapi bisa ditahan. Kenapa bisa ditahan? Karena ibu ini melakukan pengancaman kepadanya untuk meminta maaf kepada publik.”

Sebab, jika tidak ada ancaman, pasti karyawan Alfamart tersebut tidak akan meminta maaf melalui media sosial.

“Maka ini sudah memenuhi kategori sesuai dengan penyempurnaan yang dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi terhadap pasal 335 ayat 1.”

Kemudian, Rumah Pancasila juga mendukung agar si pengutil cokelat ini diproses secara hukum. Sebab, dari gerak-geriknya tidak terlihat adanya penyesalan atas pencurian yang dilakukannya.***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.