Dulu dibeking 15 pengacara top, Deolipa Yumara bongkar gaji Bharada E lalu soroti kejanggalan: Duitnya dari…

Deolipa Yumara ungkap kemungkinan kejanggalan hingga gaji Bharada E  (Sumber foto: Pikiran-rakyat.com)

delta3.co.id – Saat masih menjadi pengacara dari Bharada E, Deolipa Yumara pernah berbincang dengan Uya Kuya di sebuah kanal YouTube. Salah satunya ungkap soal gaji hingga menyebut kemungkinan adanya kejanggalan.

Deolipa Yumara terang-terangan menyebut kemungkinan adanya kejanggalan soal bekingan dari 15 pengacara, mengingat secara logika mengetahui besaran gaji Bharada E.

Berangkat dari kejanggalan itu, Deolipa Yumara lantas ungkap kisaran nominal gaji yang biasa diterima oleh Bharada E setiap bulannya.

“Saya mau nanya dulu, kenapa pengacara Bharada E diganti dari yang dulu yang timnya banyak banget, sekarang berganti ke bang Olip (sapaan akrab Deolipa) nih?” tanya Uya, dikutip delta3.co.id melalui kanal YouTube Uya Kuya TV pada Senin, 15 Agustus 2022.

Baca Juga:  3 Pemain Persebaya yang Bisa Menjadi Pembeda Kontra Persita Tangerang

Deolipa sejujurnya tak begitu tahu alasan mengapa sampai ada pergantian kuasa hukum.

“Yang jelas gini, saya jelaskan dulu ya, kalau sederhana logika sebenarnya Bharada E ini kan pangkat paling rendah di kepolisan,” jawab Deolipa.

Sehingga menurutnya, kisaran gaji yang mungkin didapat oleh Bradara E, sekitar Rp4 juta rupiah setiap bulan.

Deolipa pun sempat keheranan, lantaran Bharada E sampai dibantu oleh belasan pengacara jajaran top dengan pendapatan nominal Rp4 juta.

“Tentu gajinya paling tinggi 4 juta, tapi kenapa dia bisa menyewa pengacara sebanyak 15 anggota pengacara yang pengacara top semua nih,” jelas Deolipa.

“Duitnya dari mana dia nih, kok tiba-tiba ada 15 anggota pengacara dari kelas besar semua mengawal Bharada E yang memang gajinya aja juga 4 juta,” sambungnya.

Baca Juga:  Viral foto sesambetan bekal makanan anak yang estetik, emak-emak ini serukan stop julidin mamak lain

Tak ayal, hal demikian menjadi tanda tanya besar dari Deolipa hingga menyebut adanya sebuah kemungkinan sebuah kejanggalan.

“Ini tanda tanya, maka kemungkinan kejanggalan dari sini lah kita mulai,” tegasnya.

Masih penasaran dengan seputar hal tersebut, Uya lantas bertanya lebih jauh mengenai alasan mundurnya pengacara top yang mengawal Bharada E.

“Ya saya tahu, tapi saya pura-pura enggak tahu,” tegas Deolipa.

Pengacara dengan gaya rambutnya yang khas itu memilih untuk bungkam soal alasan mundurnya pengacara-pengacara top dalam mendampingi kasus Bharada E.***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.