IPW sebut ada mafia di Polri: Di belakang Ferdy Sambo ada strukturnya bintang dua, bintang satu

Mengani kasus Irjen Pol Ferdy Sambo, IPW menyebut jika di dalam tubuh Polri ada mafia (Aditiya Prayoga)

delta3.co.id – Diduga Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Ferdy Sambo melakukan segala cara untuk menutupi dugaan dirinya menjadi dalang pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Irjen Pol Ferdy Sambo adalah melakukan “penyanderaan” kepada Tim Khusus Polisi Republik Indonesia (Timsus Polri).

Irjen Pol Ferdy Sambo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, memanfaatkan jabatannya untuk memperoleh beberapa informasi dari anggota Timsus Polri.

Selain itu kelompok yang berada di belakang Irjen Pol Ferdy Sambo berusaha untuk memberikan kesan negatif pada Timsus Polri.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santosa tidak segan-segan menyebut jika di dalam Polri ada kelompok mafia.

Baca Juga:  4 Fakta Menarik Purple Hearts yang Lagi Trending di Netflix, Kisah Cinta Marinir dan Pelayan Bar

Kelompok mafia yang dimaksud oleh Sugeng Teguh Santosa adalah para kelompok yang berada di belakang Irjen Pol Ferdy Sambo.

“Sambo dan 31 orang yang sukarela terjun ke jurang ini adalah mafia,” kata Sugeng Teguh Santosa di video pada Kanal YouTube, Narasi Newsroom, dikutip pada Minggu, 14 Agustus 2022.

“Karena apa? Mafia kan kerjanya bergerak dalam dunia kejahatan. Yang mereka lakukan kan jahat,” sambungnya.

Sugeng Teguh Santosa menjabarkan tugas dari mafia adalah menutupi kasus-kasus pelanggaran hukum dengan cara membunuh saksi, menyuap, mengarang cerita bohong.

Sugeng Teguh Santosa menyamai tugas mafia yang dijabarkannya tadi dengan kelompok Ferdy Sambo.

Sugeng mempersilakan orang-orang untuk membantah tuduhan kelompok Ferdy Sambo disamakan dengan mafia.

Baca Juga:  Heboh! beredar isu suka sesama jenis di dalam kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD: Menjijikkan juga

“Mafia juga sistematis bekerjanya. Kemudian terstruktur. Ada strukturnya bintang dua, bintang satu. Silakan bantah deh yang ga setuju,” ujar Sugeng.

“Sambo dari Propam, ada dari Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Selatan, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), ada juga Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, berbeda-beda,” lanjut Sugeng perihal kelompok pembunuh Brigadir J berasal dari bermacam-macam kesatuan. ***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.