Warganya dipukul, Gibran ngamuk lakukan hal kasar ke muka Paspampres di depan kamera: Saya nggak terima

Warganya dipukul, Gibran ngamuk lakukan ini kasar ke muka Paspampres di depan kamera: Saya nggak terima (Tangkapan layar Youtube Berita Surakarta)

delta3.co.id – Wali Kota Surakarta, Giban Rakabuming Raka murka ngamuk ke Paspampres yang pukul warganya di Solo lho. Saking murkanya, Gibran sampai nggak terima cuma minta maaf.

Ekspresi murka ngamuk Gibran ditunjukkan dengan memaksa lepas masker Paspampres yang minta maaf lewat kepada publik. 

Gibran murka banget dengan kelakuan Paspampres yang pukul pengemudi truk yang merupakan warga Solo. Yuk simak yuk bestie Hopers.

Parahnya lagi insiden Paspampres pukul pengemudi truk terjadi di depan rumah pribadinya lho.

Oknum Paspampres yang pukul warga Solo sudah meminta maaf setelah menghadap Gibran di kantornya.

“Saya mengakui saya salah, saya minta maaf atas kesalahan saya, saya tidak akan mengulasgi lagi kesalahan saya,” ujar Paspampres bernama Hari Misbah dikutip delta3.co.id dari Youtube Berita Surakarta, Jumat 12 Agustus 2022.

Baca Juga:  Ketahuan ngibul, Gus Samsudin malah ngamuk usai merasa dipermalukan Richard Lee: Pintar tapi...

Paspampres yang pukul warga Solo itu sudah dipertemukan dengan korban yang dipukulnya.

“Saya minta maaf kepada bapak yang saya pukul dan keluarganya atas perbuatan saya menyakiti hati dan keluarganya. Kepada warga Solo saya minta maaf,” ujar Paspampres itu.

Ekspresi murka Gibran terlihat jelas. Saat Paspampres tersebut minta maaf, Gibran menyaksikan di belakang Paspampres itu denga gestur kedua tangan sedekap di depan. Tanda murka. 

Anggota Tim Advance Paspampres yang melakukan pemukulan terhadap sopir truk di simpang empat Girimulyo saat meminta maaf dihadapan awak media usai bertemu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (ayosolo.id/Wijayanti Putrisejati)

Meski Paspampres itu sudah minta maaf, Gibran merasa urusan nggak selesai. Putra Jokowi itu begitu marah banget.

“Kalau bagi saya belum selesai, mereka minta maaf karena beritanya viral. Coba kalau nggak viral,” ujarnya.

Gibran mengatakan tugasnya sebagai Wali Kota ya melindungi warganya, sedangkan urusan sanksi oknum Paspampres yang pukul warganya, Gibran menyerahkan pada kepada Komandan Pasmpamres. Apakah akan dimutasi atau apa terserah.

Baca Juga:  BMKG: 12 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

“Ya lihat saja nanti, saya tidak terima warga saya digitukan. Paspampres juga lagi nggak ngawal siapa siapa. Warag saya nggak salah,” tegasnya.

Gibran bisa yakin bela warganya karena dia sudah lihat rekaman CCTV. Dari rekaman itu, Gibran menginformasikan, kelakuan Paspampres benar benar kasar.

“CCTV udah saya pegang, jelas banget kejadiannya kasar banget, kejadiannya terjadi di depan rumah saya,” ujarnya.***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.