Urin anak saya berkurang, apakah bahaya?

Urin anak saya berkurang, apakah bahaya?
Urin anak saya berkurang, apakah bahaya?

Saya mempunyai anak usia 6tahun.
Anak saya 3hari ini batuk panas dan jarang buang air kecil. ( Kencing) Saya sudah memeriksa anak saya di bidan. Katanya karna panas dalam panas sudah turun batuk dan buang air kecil (kencing) masih tidak teratur apa yang harus aku lakukan apakah harus langsung ke rumah sakit


Selamat malam, WH. Saya dr. Stasya, izin menjawab pertanyaannya ya.

Kondisi batuk disertai demam dan jarang buang air kecil umumnya dikaitkan dengan infeksi. Bisa masing masing berdiri sendiri namun bisa juga terkait satu sama lain.

Kemungkinan penyebab yang terjadi terkait kasus diatas:

  • Infeksi saluran pernapasan
  • Infeksi darah
  • Infeksi pada saluran kemih anak
  • Dehidrasi akibat asupan cairan yang kurang
  • Volume urin yang dinilai berkurang bisa juga dikaitkan dengan fungsi ginjal anak yang menurun

Bila ada tanda bahaya seperti demam tinggi mual dan muntah terus menerus, tidak aktif, volume urin berkurang, silahkan dibawa ke IGD atau dokter spesialis anak bu untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang lainnya sesuai kebutuhan, agar bisa di terapi sesuai penyebab. Sementara bisa memberikan cairan cukup banyak terlebih dahulu sehingga kondisinya tidak jatuh dalam dehidrasi dengan tetap memantau jumlah cairan urin.

Berikut saya lampirkan beberapa forum diskusi untuk menjadi referensi bacaan:

  • Apa saya terkena gangguan fungsi ginjal?
  • Apa langkah cepat dan tepat mengatasi dehidrasi pada bayi ?

Semoga bermanfaat ya, WH.

Salam Sehat!

dr. Stasya Zephora

Sumber : sehatq.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *