Keluar cairan putih dari vagina setelah hubungan, apa sperma?

Keluar cairan putih dari vagina setelah hubungan, apa sperma?
Keluar cairan putih dari vagina setelah hubungan, apa sperma?

Dok saya mau tanya, sekitar 2 jam setelah berhubungan intim saya pipis dan ketika pipis keluar cairan putih kental apakah itu sperma yang keluar? Kalau emang iya bagaimana caranya agar sperma tidak keluar lagi setelah berhubungan?


Selamat siang, S

Terima kasih atas pertanyaannya.

Setelah berhubungan terkadang akan keluar cairan dari vagina dimana hal ini dapat terjadi karena faktor orgasme, cairan ejakulasi yang keluar setelah ejakulasi di dalam vagina ataupun bentuk dari adanya gangguan.

Keluar cairan putih dari vagina disebabkan :

  • Keputihan. 
  • Cairan ejakulasi wanita. 
  • Cairan ejakulasi pria. 
  • Infeksi vagina. 
  • Tanda ovulasi. 

Keluarnya cairan setelah hubungan bisa merupakan cairan ejakulasi yang berisikan sel sperma ataupun berupa keputihan normal.  Cairan sperma keluar dari vagina setelah hubungan adalah hal yang normal dan perlu diketahui bahwa sel sperma itu sendiri jumlahnya ada puluhan juta saat pria orgasme sehingga sekalipun ada cairan yang keluar itu berupa sperma maka tidak perlu khawatir, masih lebih dari cukup sel sperma yang dapat masuk ke rahim dan menimbulkan pembuahan karena untuk terjadinya kehamilan hanya butuh satu sel sperma.  

Namun jika khawatir sekali dan ingin agar cairan tidak keluar terlalu banyak, anda dapat sangga panggul dengan bantal selama beberapa waktu dan tetap buang air kecil dan bersihkan vagina setelah hubungan intim untuk mencegah infeksi akibat kondisi vagina yang terlalu lembab pasca berhubungan. Lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan apabila anda sedang merencanakan kehamilan atau ada masalah pada vagina setelah berhubungan intim. 

Anda dapat membaca beberapa forum kami terkait setelah berhubungan seperti berikut :

  • Bagaimana cara agar sperma tidak keluar lagi setelah berhubungan?
  • Apakah sperma yang keluar kembali setelah berhubungan bisa hamil ?

Semoga penjelasan ini bermanfaat. 

Salam sehat, 

dr. Farah

Sumber : sehatq.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *