Merasa kurang nyaman dengan saudara baru

Merasa kurang nyaman dengan saudara baru
Merasa kurang nyaman dengan saudara baru

Halooo,saya masih berumur 17 tahun. Saya merupakan anak pertama dari 3 bersaudara, tapi sekarang sepertinya keluarga kami akan bertambah 1 anggota lagi karena ibu saya sedang hamil muda, tapi gatau kenapa saya merasa sedikit kurang suka dengan kehamilan ibu saya kali ini,bukan karena tidak senang tapi saya sedikit kurang nyaman, sebenarnya jujur saya tidak ingin mempunyai adik lagi,saya sudah sering merasa stress dan tertekan karena terlalu banyak mengalah kepada kedua adik saya


Selamat malam, W

Terima kasih atas pertanyaannya.

Menjadi anak pertama sama seperti menjadi anak kedua ataupun anak terakhir.  Ada suka dan dukanya.  Untuk anak pertama biasanya diminta untuk menjadi contoh bagi adik-adiknya.  Mengalah untuk sesuatu yang memang lebih baik untuk adiknya.  Hal ini wajar akan memberikan suatu tekanan tersendiri.  Namun, pahami bahwa tekanan ini bersifat sementara dan jadikan sebagai motivasi diri untuk menjadi yang lebih baik.  

Merasa tidak suka dengan adanya saudara baru di keluarga bukan menjadi alasan untuk membenci anak itu sendiri.  Untuk itu, sebelum terjadi kebencian yang mendalam pada adik yang sedang ada di kandungan, sampaikan pada orang tua terkait apa yang anda rasakan sehingga orang tua dapat mengetahui apa yang anda rasakan.  Karena orang tua itu sendiri terkadang tidak tahu bahwa ada rasa tidak nyaman pada anak-anaknya. 

Beberapa cara mengurangi rasa tidak nyaman dengan suatu kondisi :

  • Tanamkan pada pikiran bahwa semua terjadi karena ada alasannya dan hindari melihat hanya dari sisi negatif. 
  • Alihkan pikiran dengan melakukan aktivitas yang produktif. 
  • Lebih sering berbicara dan bercengkrama dengan keluarga. 
  • Hindari menyendiri. 
  • Lakukan meditasi ataupun dalam bentuk yoga. 
  • Olahraga secara teratur. 

Jangan segan untuk berkonsultasi dengan psikolog jika dirasa dengan cara tersebut rasa yang dialami tidak mengalami perubahan dan malah semakin menjadi-jadi agar dibantu mencari jalan keluarnya.   

Anda dapat membaca beberapa forum kami terkait kesehatan jiwa seperti berikut :

  • Bagaimana mengatasi stres yang berkepanjangan?
  • Sensitif terhadap adik dan orangtua

Semoga penjelasan ini bermanfaat. 

Salam sehat, 

dr. Farah

Sumber : sehatq.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *