Setelah radioterapi kemudian mengangkat daging tumor, apakah aman?

Setelah radioterapi kemudian mengangkat daging tumor, apakah aman?
Setelah radioterapi kemudian mengangkat daging tumor, apakah aman?

Halo dokter, saya mau tanya.
Ayah saya baru saja selesai radioterapi, lalu saat konsultasi di poli onkologi, dokter ybs melakukan operasi mendadak mengangkat daging hasil radioterapi tanpa adanya prosedur operasi di dalam ruangan poli. apakah hal ini wajar? karna saya takut dokter ybs selain mengangkat daging tumor itu, operasi yg dilakukan dapat mencederai ayah saya.


Selamat siang PK,

Terimakasih atas pertanyaan nya ya.

Radioterapi merupakan salah satu metode perawatan kanker dengan menggunakan radiasi intensitas tinggi yang ditembakkan pada target kanker. Tindakan ini bertujuan untuk membunuh sel kanker dan meredakan gejala kanker dengan menyebabkan perubahan susunan DNA sel kanker sehingga tidak terjadi pertumbuhan sel kanker melainkan penyusutan atau kematian sel kanker. Berkaitan dengan kondisi Anda, tindakan yang dilakukan oleh dokter dilakukan dengan bertujuan mengevaluasi pengobatan radioterapi yang telah diberikan kepada pasien. Oleh karena itu, sebaiknya dilakukan konsultasi kembali bersama dokter spesialis onkologi yang menangani.

Beberapa hal yang dapat dilakukan saat ini:

  • Tidak merokok sebelum dan selama terapi radioterapi 
  • Menggunakan pelembab agar kulit tidak kering pada kulit yang tidak ditembak sinar, hindari penggunaan pada area yang akan ditembak sinar
  • Mendapatkan dukungan atau support dari keluarga
  • Istirahat cukup
  • Pengelolaan stress
  • Perbanyak asupan makanan bergizi seimbang dan cairan
  • Pola hidup sehat
  • Hindari paparan langsung matahari

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kondisi dan keluhan, ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis onkologi agar mendapat penanganan yang tepat

Baca juga forum terkait:

  • Sedang menjalani radioterapi di kepala, apakah rambut tidak boleh dikeramas?
  • Apakah kanker tiroid dapat menyebar?

Semoga bermanfaat,

Salam sehat.

dr. Nadieda

Sumber : sehatq.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *