Luka di kepala penis, Bahaya kah ?

Luka di kepala penis, Bahaya kah ?
Luka di kepala penis, Bahaya kah ?

Selamt malam dok Apakah luka dikepala penis aman kalo saya kasih rivanol,untuk membersihkan nya apakah ada efek samping nya


Selamat siang, IF

Terima kasih sudah bertanya.

Penis merupakan alat kelamin pria yang memiliki 2 fungsi yaitu untuk keluarnya sperma dan juga untuk keluarnya air seni atau urin. Penis dibagi menjadi 3 bagian yaitu pangkal, batang dan kepala.

Pada penis juga bisa terdapat beberapa penyakit, seperti infeksi penyakit kelamin, iritasi maupun karena alergi.

Berikut beberapa penyebab penyakit atau luka pada penis :

  • Infeksi menular seksual. Seperti gonore, sifilis, herpes genital dll
  • Infeksi jamur. Pada kondisi ini akibat dari kebersihan yang kurang baik, sehingga bisa meluas dari lipat paha hingga penis
  • Iritasi. Bisa akibat luka karena garukan, luka karena gesekan masturbasi maupun karena pemakaian celana dalam yang ketat
  • Alergi. Bisa timbul bentol-bentol atau biduran pada penis akibat dari alergi seperti makanan, debu, dingin dll
  • Binatang. Luka bisa timbul akibat gigitan serangga.

Terkait pertanyaan anda, penanganan luka tentu harus sesuai dengan apa penyebabnya. Karena bila penanganan yang salah, akan berdampak buruk pada organ tersebut. Dianjurkan untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin agar bisa di terapi sesuai penyebabnya.

Berikut penanganan awal pada luka di penis :

  • Hindari menyentuh dan menggaruk luka agar luka tidak bertambah luas
  • Jaga agar luka tidak terkena air, karena bila basah luka akan sulit sembuh
  • Hindari memakai celana dalam bila luka tampak luas. Pakai sarung bila dirumah
  • Bila diharuskan keluar rumah, gunakan celana dalam yang longgar dan menyerap keringat
  • Hindari aktivitas seksual.

Selain itu anda juga bisa membaca beberapa forum terkait Luka di Penis :

  • Luka bernanah di penis, bagaimana penanganannya ?
  • Pernah kena sifilis, sekarang luka muncul lagi

Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Rafsan

 

 

Sumber : sehatq.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *