Berhubungan intim dengan berganti pasangan setiap hari, apakah resikonya?

Berhubungan intim dengan berganti pasangan setiap hari, apakah resikonya?
Berhubungan intim dengan berganti pasangan setiap hari, apakah resikonya?

Dok ,saya pekerja seksual yang aktif yang dimana saya gonta ganti pasangan tanpa pengaman ,dalam berturutan hari yg berdekatan saya bisa berhubungan dengan 4 laki2 dan mereka selalu mengeluarkan di dalam vagina saya ,dari yg muda hingga tua senin sampe minggu selalu keluarkan pejunya di vagina saya ,itu terjadi hingga dua bulan sampe sekarang bahkan saya tidak hamil2,nah apakah ini sehat untuk tubuh atau vagina saya karna banyak peju yg berbeda2 masuk ke vagina saya?


Selamat pagi, L

Melakukan hubungan intim dengan bergonta-ganti pasangan, yang dilakukan secara rutin, beresiko menyebabkan beberapa kondisi kesehatan. Beberapa kondisi kesehatan, seperti infeksi menular seksual, hingga HIV/AIDS.

Kenapa sudah rutin berhubunagn intim, tanpa pengaman namun, tidak hamil?

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan tidak hamil, pada hubungan intim yang rutin, seperti :

  •  Hubungan intim bukan saat masa subur,
  • Stress,
  • Gangguan kesuburan,
  • Gangguan pada organ reproduksi,
  • Haid yang tidak teratur,
  • Perubahan berat badan yang ekstrim.

Apakah resiko dari berganti-ganti pasangan hubungan intim?

Melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, dapat menyebabkan :

  • Infeksi menular seksual,
  • Cystitis, radang kandung kemih,
  • Infeksi pada organ intim,
  • HIV/AIDS.

Apakah yang harus dilakukan?

Sebaiknya anda melakukan pemeriksaan secara rutin dan berkala pada dokter spesialis kulit dan kelamin, ataupada puskermas terdekat, untuk pemeriksaan resiko infeksi menular seksual, dan HIV/AIDS. Selain itu, sebaiknya gunakan kondom setiao berhubungan intim, menjaga kebersihan area organ intim, dan tetap menjaga pola hidup sehat.

Anda juga bisa membaca forum terkait dengan berganti pasangan :

  • Apakah berhubungan berganti-ganti pasangan dapat tereular HIV?
  • Seks bebas, gonta-ganti pasangan, apakah bisa tertular HIV?

Semoga membantu.

Salam sehat,

dr. Lizsa

Sumber : sehatq.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *