Cokelat, makanan yang ikut viral bersama dengan kasus pengutilan ternyata punya manfaat banyak lho

Cokelat (Unsplash/Jessica Loaiza)

delta3.co.id – Cokelat adalah makanan yang digemari oleh anak kecil maupun orang  dewasa.

Diketahui cokelat merupakan sebuah makanan yang sekarang mudah kita temui. Mulai dari coffeshop langganan hingga ada dalam rak-rak minimarket dekat rumah kita.

Adapun cokelat sendiri adalah makanan yang 4.000 tahun lalu baru mulai d konsumsi oleh manusia. Tepatnya oleh bangsa Mesoamerica yang saat itu bertempat di Meksiko.

Di Indonesia sendiri, cokelat merupakan tanaman yang datang bersamaan dengan kolonialisme. Yaitu pada tahun 1880, ketika pemerintah Hindia Belanda fokus untuk membudidayakan cokelat.

Hingga sekarang, bahan makanan yang dimanfaatkan bijinya ini menjadi bahan yang diolah menjadi banyak hal yang dapat dinikmati oleh semua umur.

Dari informasi yang dihimpun tim Hops Media dari situs healthline.com pada 16 Agustus 2022, cokelat merupakan bahan makanan yang sangat bernutrisi. Apalagi cokelat yang digunakan merupakan varian cokelat hitam.

Baca Juga:  Lebih Baik Hindari daripada Terlambat! Ini 5 Makanan yang Bisa Ganggu Kesehatan Otak, Catat Ya!

Dalam satu batang cokelat htiam terdapat bahan-bahan berupa serat, zat besi, magnesium, postasium, hingga zinc.

Untuk mendapatkan kandungan tersebut, manusia hanya perlu mengkonsumsi sebanyak 60 gram saja, berdasarkan Netherlands Journal of Medicine.

Selain enak, mengkonsumsi cokelat secara harian, dapat merendahkan kandungan kolesterol dalam darah. Cokelat juga mampu mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Itu semua dapat dicapai, karena cokelat mempunyai kandungan antioxidant yang tinggi.

Selain itu, cokelat juga mengandung zat flavanoid yang tinggi. Di mana zat tersebut mampu melindungi kulit kita dari sengatan sinar matahari.

Berkat kandungan flavanoidnya juga, cokelat juga dapat meningkatkan fungsi kerja otak.

Tidak afdal rasanya jika hanya membahas khasiat yang ada dalam cokelat. Layaknya sebuah makanan, pasti akan ada efek negatifnya, bila dikonsumsi berlebihan.

Baca Juga:  Inilah 7 manfaat berkumur air garam: Baik untuk sakit tenggorokan, batuk, dan lainnya

Berdasarkan situs webmd.com, salah satu efek samping konsumsi cokelat dapat memperparah penyakit diare. Alasannya cokelat mengandung kafein, dan jika dikonsumsi secara berlebihan, maka diare juga akan memburuk.

Masih berhubungang dengan pencernaan bagi penderita asam lambung tidak disarankan mengkonsumsi cokelat dalam jumlah banyak. Alasannya, cokelat bisa membuat gejala asam lambung semakin memburuk.

Cokelat juga tidak disarankan untuk dikonsumsi orang-orang yang menderita diabetes. Karena cokelat mampu menaikkan kadar gula dalam darah. Khususnya produk cokelat dengan rasa yang manis. ***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.