Pengutil cokelat di Alfamart diduga idap kleptomania, simak pengertian hingga gejala

Ilustrasi kleptomania. (Foto: Pixabay)

delta3.co.id – Kasus pencurian cokelat di Alfamart tengah ramai diperbicangkan oleh publik. Pasalnya pencurian tersebut tidak pantas dilakukan oleh seseorang yang dikenal banyak harta.

Netizen lantas menduga jika orang tersebut mengidap penyakit serius seperti kleptomania.

Menurut sumber dari Alfamart, berdasarkan investigasi dari karyawannya, konsumen tersebut mencuri barang cokelat dengan harga yang nilainya tidak tinggi.

Hal demikian pula yang menjadi gejala awal kleptomania yakni mencuri barang yang tidak seberapa.

Lantas apakah yang dimaksud dengan kleptomania? penyakit yang disebut-sebut diidap oleh pengutil cokelat di Alfamart? Gejala serta penyebabnya? Berikut ulasannya.

Pengertian kleptomania

Dilansir dari laman www.rsudpariaman.sumbarprov.go.id, pengertian kleptomania adalah suatu kondisi di mana orang tersebut tak mampu menahan dirinya untuk mengambil.

Biasanya barang yang diambil tidak memiliki nilai yang tinggi bahkan tidak terlalu dibutuhkan oleh si pelaku.

Kleptomania merupakan penyakit gangguan jiwa yang jarang terjadi, namun bisa digolongkan sebagai gangguan jiwa yang cukup serius.

Penyakit itu disebut juga sebagai kondisi gangguan pengendalian impuls. Di mana seseorang yang mengidap penyakit ini sulit mengendalikan emosi ataupun perilakunya.

Baca Juga:  Minum rebusan jahe plus pandan sebelum tidur, Zaidul Akbar: Sesederhana itu bisa mengubah nasib kesehatan Anda

Penderita gangguan impuls tersebut sulit menahan godaan atau dorongan untuk melakukan sesuatu yang berlebihan dan yang membahayakan dirinya sendiri ataupun orang lain.

Penderita kleptomania umumnya melancarkan aksinya di tempat umum seperti warung ataupun toko-toko kecil.

Penderita ini umumnya terbentuk dari remaja ataupun orang dewasa, namun bisa juga dialami seseorang di usia tua.

Gejala kleptomania

Umumnya gejala kleptomania berbeda dengan pencuri kriminal, gejala-gelaja Kleptomania umumnya memiliki tanda berikut ini:

– Penderita kleptomania sulit untuk mengontrol dorongan yang kuat untuk mencuri. Meski barang yang dicuri merupakan adalah sesuatu yang tidak bernilai dan tidak mereka butuhkan.

– Merasakan cemas ketika dan tegang saat melakukan aksinya, namun bisa timbul perasaan senang jika udah lancar menjalankan aksinya.

– Penderita kleptomania melancarkan aksinya seorang diri dan barang curiannya diberikan pada teman ataupun keluarganya.

Baca Juga:  Viral! Angkuhnya pencuri coklat pakai mobil Mercy kena mental, Hotman Paris bela pegawai Alfamart: La!

Penyebab kleptomania

Beleum diketahui secara pasti penyebab dari penyakit ini, kondisi ini diperkirakan karena adanya perubahan komposisi kimia di dalam otak.

Perilaku ini juga bisa dipicu oleh faktor lainnya seperti gangguan zat kimia di otak seperti menurunkan kadar serotonin atau hormon yang tugasnya untuk mengontrol emosi.

Setelah mengetahui dengan jelas apa itu pengertian kleptomania, gejala serta penyebabnya. Lalu apakah penyakit kejiwaan ini bisa diobati?

Pada dasarnya kleptomania tidak bisa disembuhkan, namun bisa diatasi dengan bantuan medis.

Biasanya psikiater akan membuatkan resep obat kombinasi antara psikoterapi dan obat-obatan seperti anti- obat antidepresan jenis selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI). Obat ini bekerja dengan membuat serotonin bekerja lebih efektif.

Serotonin yang bekerja efektif dalam otak bisa membantu menstabilkan emosi. Psikiater juga bisa memberikan obat opioid antagonist yang berfungsi untuk menurunkan dorongan mencuri dan rasa senang yang timbul setelah mencuri.

Demikian ulasan mengenai kleptomania, semoga menambah wawasan dan bermafaat bagi kita semuanya.***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.