Inilah buah warna merah yang dapat mengurangi risiko stroke sampai 59 persen

Ilustrasi penderita stroke (Gerd Altmann/Pixabay)

delta3.co.id – Stroke menjadi salah satu penyakit yang mengancam jiwa. Stroke merupakan prospek yang menakutkan degan kondisi yang merenggut 38.000 nyawa di Inggris setiap tahun.

Stroke ditandai dengan terputusnya suplai darah ke otak. Namun, ada penelitan yang menunjuka jika buah tertentu bisa menurunkan risiko stroke sebesar 59%.

Brain Research UK, para ilmuan dan peneliti terus mencari cara untuk mencegah kondisi serius ini, dikutip delta3.co.id dari laman Express pada 12 Agustus 2022.

Buah tomat (Anelka/Pixabay)

Sebuah studi, diterbitkan dalam jurnal Neurologi telah menggabungkan upaya ini dengan penelitian mereka antara stroke dan tomat.

Para peneliti tersebut melihat terdapat karotenoid yang disebut likopen yang secara alami ada di dalam buah kecil itu.

Penelitian tersebut melibatkan sekitar 1.031 pria Finlandia berusia 46-65 tahun. Mereka mengukur tingkat karotenoid subjek, termasuk likopen. Selama masa tindak lanjut itu, 67 pria mengalami keadaan darurat medis, 50 di antaranya stroke iskemik.

Baca Juga:  Ide resep pepes ayam kemangi istimewa, mudah dan bikin nagih!

Tim peneliti kemudian menyesuaikan data untuk berbagai faktor. Seperti usia, indeks massa tubuh (BMI), tekanan darah, merokok, kolesterol, sebelum sampai pada kesimpulan.

Mereka menemukan jika pria yang memiliki konsentrasi likopen tertinggi mempunyai risiko 59 dan 55% lebih rendah terkena stroke ikemik dan jenis stroke lainnya.

Mereka dapat menyimpulkan jika konsentrasi likopen yang tinggi, sebagai penanda asupan tomat dan produk berbasis tomat, dapat mengurangi risiko kondisi yang mengancam jiwa pada pria.

Penelitian itu juga membuktikan jika tomat bisa menurunkan tekanan darah yang dianggap sebagai prekursor stroke.

“Alasan mengapa tomat dapat menurunkan tekanan darah, bukan karena likopen tetapi potasium,” jelas Blood Pressure UK.

Badan amal tersebut juga menjelaskan jika kalium berperan dalam beberapa banyak cairan yang disimpan dalam tubuh dan berapa banyak yang dilepaskan.

Baca Juga:  Punya tubuh ideal, ini 7 tips diet ala Jennie BLACKPINK yang patut dicoba

Kenaikan tingkat tekanan darah, pada saat tubuh mulai menahan cairan ekstra yang juga menempatkan cairan ekstra ke dalam darah.

Untuk menyaring cairan darah, dibutuhkan keseimbangan yang baik dari natrium dan kalium.

“Dengan makan lebih banyak makanan yang tinggi potasium, Anda dapat membantu memulihkan keseimbangan, memungkinkan ginjal bekerja dengan baik dan menurunkan tekanan darah Anda,” ujarnya lagi.

Badan itu juga mencantumkan jus tomat dan puree sebagai buah yang sangat tinggi potasium. Tim peneliti juga mengamati antara pria dan wanita yang mengonsumsi sekitar 200 mililiter jus tomat setiap hari.

Hal tersebut menunjukan jika menikmati jus tomat tawar dapat menrunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Berdasarkan penelitian tersebut tomat dapat membantu meningkatkan umur panjang dan mengurangi risiko stroke serta menurunkan tekanan darah.***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.