10 Bulan berlalu, perkembangan dugaan kasus penyimpangan seks ayah Taqy Malik ke Marlina Octoria bikin kaget

Dugaan kasus penyimpangan seks ayah Taqy Malik ke Marlina Octoria (Instagram.com/@marlinaoctoriakawuwung_23)

delta3.co.id – Kasus dugaan penyimpangan seksual ayah Taqy Malik, Marsyadin yang pernah dilaporkan Marlina Octoria Kawuwung belum menemukan titik terang.

Setelah 10 bulan berlalu, Marlina Octoria justru dilaporkan oleh ayah Taqy Malik atas dugaan pencemaran nama baik.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Simak ulasan berikut.

Dugaan kasus penyimpangan seks ayah Taqy Malik

Marlina Octoria Kawuwung didampingi kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga mendatangi Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan dari pihak yang berwajib.

Semua itu berkaitan dengan laporan dari Marsyadin kepada Marlina Octoria atas dugaan pencemaran nama baik.

Sunan Kalijaga sendiri bingung dengan laporan tersebut. Pasalnya, kasus yang dilaporkan Marlina saja belum ada kejelasan lebih lanjut sampai hari ini.

“Kami memenuhi panggilan di Polda Metro Jaya terkait adanya laporan yang dilaporkan oleh terlapor yang di mana si terlapor itu sudah terlebih dulu kami laporkan 10 bulan lalu,” kata Sunan Kalijaga dilansir delta3.co.id dari YouTube Seleb Oncam News pada Senin, 15 Agustus 2022.

“Namun demikian sampai saat ini belum ada tersangka dan belum ada seseorang yang ditahan. Jadi hari ini kami hadir untuk memenuhi panggilan sebagai warga negara yang baik atas dugaan pencemaran nama baik,” sambung dia.

Baca Juga:  Dibawa mobil ambulans ke rumah sakit, Luna Maya nangis dan teriak kesakitan: Bawa ke rumah sakit, ya Allah…

Menurut ayah Salmafina Sunan tersebut, laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Marsyadin terhadap Marlina seharusnya bisa diterima apabila laporan Marlina terhadap Marsyadin sebelumnya tak terbukti.

“Seharusnya kalau bicara hukum pencemaran nama baik itu dapat terpenuhi apabila bisa diterima laporannya ketika apa yang kita laporkan kepada orang tersebut tidak terbukti,” tuturnya.

Marlina Octoria Kawuwung mengaku kecewa atas apa yang telah menimpanya saat ini.

“Kecewa banget, saya korban kok jadi saya yang dilaporkan. Enggak terima ya, pengin minta keadilan,” ujar Marlina.

Kasus ayah Taqy Malik

Sebagai informasi, Marlina Octoria dan Marsyadin pernah menikah sebelum akhirnya resmi cerai.

Marlina merasa kecewa dengan ayah YouTuber 25 tahun tersebut karena tak kunjung memperkenalkan dirinya kepada keluarga sang suami meski sudah dua bulan menikah.

Marlina juga menceritakan perlakuan Marsyadin saat keduanya menikah. Kata Marlina, Marsyadin memaksanya untuk melakukan hubungan intim dengan tidak wajar.

Ayah Taqy Malik dan Marlina. Sumber Foto: Instagram

Atas hal itu, Marlina mengalami cedera yang cukup serius di bagian alat kelaminnya. Marlina juga menjelaskan, Marsyadin memaksanya melakukan hubungan badan berkali-kali bahkan ketika Marlina sedang datang bulan.

Baca Juga:  Melanie Subono geram lihat kasus Alfamart: Yang minum siapa, yang mabok siapa

“Saya bilang kan enggak boleh di agama, tapi dia bilang ‘enggak kok ada sebagian ulama yang bilang menghalalkan dan mengharamkan’,” ungkap Marlina.

Marsyadin pun pernah memberikan klarifikasi atas apa yang disampaikan oleh Marlina. Bahwa katanya setiap rumah tangga memiliki privasi masing-masing.

“Setiap rumah tangga itu punya privasi, jadi menurut saya tidak sepatutnya, dan tidak sepantasnya privasi rumah tangga diumbar ke ranah publik,” kata Marsyadin.

Meski begitu, Mansyardin menegaskan kalau ia tidak melakukan penyimpangan seksual terhadap Marlina. Sebagai orang yang beragama, Mansyardin mengaku tahu hal-hal yang diperbolehkan maupun dilarang oleh agamanya.

“Saya tegaskan bahwa saya orang beragama, tahu halal dan haram. Saya ada guru, tidak mungkin saya melakukan sesuatu yang tidak dihalalkan oleh agama saya, jadi kalau saya dituduh melakukan penyimpangan seksual itu kebohongan besar dan fitnah besar buat saya,” pungkas Mansyardin Malik, ayah Taqy Malik. ***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].