Review House of the Dragon episode 1, konflik dan ketegangan sudah terbangun sejak awal

House of the Dragon (HBO)

delta3.co.id – Serial House of the Dragon mulai tayang hari ini, Senin 22 Agustus 2022 atau Minggu, 21 Agustus 2022 malam waktu Amerika Serikat.

House of the Dragon merupakan prekuel dari serial Game of Thrones yang pertama kali tayang pada tahun 2011 dan berakhir tahun 2019.

Serial House of the Dragon diangkat dari buku yang juga karya dari George R.R. Martin, berjudul Fire & Blood.

 

House of the Dragon merupakan sebuah prekuel yang cukup dinantikan, terutama oleh para penggemar Game of Thrones.

Kini setelah menunggu sekitar tiga tahun lamanya, penantian itu akhirnya tuntas. Serial House of the Dragon sudah menayangkan episode pertamanya.

Sinopsis House of the Dragon

House of the Dragon, prequel dari Game of Thrones rilis Agustus mendatang (https://wttspod.com/2021/07/07/house-of-the-dragon-release-date-for-the-got-spin-off/)

House of the Dragon menceritakan tentang House Targaryen, 200 tahun sebelum kejadian di Game of Thrones.

Cerita di serial ini dimulai 172 tahun sebelum kematian Mad King Aerys Targaryen dan lahirnya Daenarys Targaryen.

Baca Juga:  Sinopsis dan jadwal tayang House of the Dragon, perang saudara Targaryen spin-off series Game of Thrones

Kelebihan

Kelebihan House of the Dragon adalah konflik besar yang langsung terbangun sejak episode pertama.

Konflik ini menjadi plot yang kuat untuk perjalanan serial ini kedepannya. House of the Dragon cukup berbeda dengan Game of Thrones dalam hal membangun konflik.

Pada serial Game of Thrones, konflik besar yang mengancam kedamaian Seven Kingdoms baru tercipta di episode-episode akhir season 1.

Sementara konflik besar yang memicu peristiwa besar yang akan terjadi, sudah tercipta di episode pertama House of the Dragon.

Satu lagi kelebihan House of the Dragon adalah, banyak bangunan yang terlihat lebih megah dibandingkan pada saat di serial Game of Thrones.

Bangunan seperti Dragonpit, Red Keep, dan Harrenhall tergambar lebih megah di House of the Dragon.

Berbeda dengan di serial Game of Thrones, yang mana bangunan seperti Dragonpit sudah kehilangan kemegahannya.

Baca Juga:  UD Truck luncurkan Quester Euro 5 andalkan teknologi SCR

Selain itu, House of the Dragon menghadirkan nama-nama House yang sebelumnya tidak terlalu terdengar atau bahkan tidak terdengar sama sekali di serial Game of Thrones.

Kekurangan

Hadirnya nama-nama House baru di serial House of The Dragon, tentu agak sedikit menyulitkan untuk penonton.

Terutama untuk penonton yang sama sekali tidak menonton ataupun menonton Game of Thrones tanpa membaca bukunya.

Nama-nama House baru ini akan menjadi hal yang membingungkan bagi penonton di atas.

Terlebih lagi, pengenalan karakter dari House baru ini tidak semuanya dijabarkan secara gamblang.

Kesimpulan

Meski ada kesulitan untuk mengenal karakter dan nama House yang baru diperkenalkan, hal ini bisa menjadi terbiasa seiring waktu.

Dengan konfliknya yang cukup kuat, House of the Dragon punya daya tarik yang menjanjikan untuk menjadi tontonan utama.***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.