Setelah illustrator webtoon Korea Selatan meninggal,kini muncul kontroversi dirinya diduga terlalu kerja keras

Muncul dugaan kematian illustrator webtoon Jang Sung-rak yang terlalu bekerja keras (Sumber foto: koreatimes)

delta3.co.id – Setelah meninggalnya illustrator webtoon, beberapa bulan lalu sosok Jang Sung Rak yang berusia 37 tahun memicu kontroversi.

Tampaknya, illustrator muda tersebut mengalami masalah kesehatan yang tidak terduga.

Hal tersebut memicu kekhawatiran yang memuncak atas kondisi kerja yang buruk dan keras pada ilustrator atau seniman webcomic tersebut.

Saat itu, Jang menjabat sebagai illustrator untuk serial aksi fantasi populer berjudul “ Solo Leveling” pada 2018.

“Sementara penyebab kematian mendiang artis dapat dikaitkan dengan beberapa faktor lain … kita dapat dengan jelas melihat bahwa ia tunduk pada kondisi kerja yang menuntut secara fisik,” ucap Asosiasi Webtoon pada pernyataannya baru-baru ini.

Ia juga menambahkan jika sudah waktunya untuk menangani dengan benar masalah tersebut.

Dalam industri komik berbasis web, kondisi kerja yang keras dari pekerjaannya menjadi masalah serius dan kronis.

Baca Juga:  Ternyata begini cara Suzuki kelola limbah baterai bekas mobil hybrid di Indonesia

Menyoroti lebih dari 90 persen responden yang telah dilakukan wawancara mendalam pada sejumlah seniman webtoon di lapangan, mereka merasa terbebani.

Dengan jumlah frame yang harus mereka produksi untuk seri webcomic setiap minggunya. Semula 60 menjadi 70 frame per episode.

Solo Leveling, setiap episode mingguannya rata-rata berisi 70 hingga 80 frame dan ada beberapa yang mendekati 100 frame.

Organisasi itu juga menyebutkan jika webtoon mendapatkan momentum untuk diakui sebagai media hiburan yang mapan secara internasional.

Sebab itulah ilustrasi berkualitas harus lebih banyak secara alami dicari oleh pembaca. Membuat beban kerja para seniman semakin berlebihan dari sebelumnya.

Menanggapi masalah seperti itu sebagai masalah pribadi seorang seniman individu mendesak pihak-pihak terkait guna meluncurkan dialog resmi untuk mencari solusi industri yang efektif.

Baca Juga:  Pemilik kendaraan wajib tahu, berikut risiko yang tidak bisa klaim asuransi

“Semua pemain di industri – platform webtoon, penyedia konten, dan artis harus memahami tentang beban kerja berlebihan illustrator saat ini dan menjamin hak mereka atas kesehatan,” ucapnya lagi.

Organisasi tersebut juga menyebutkan, “Bahkan pada saat ini, artis webtoon sekarat dengan lambat. Mereka tidak boleh diperlakukan seperti barang yang bisa dibuang.”

Pada 23 Juli Redice Studio mengumumkan jika Jung meninggal disebabkan oleh pendarahan otak. Serta artis tersebut juga menderita penyakit kronis yang tidak disebutkan.

Solo Leveling sendiri merupakan seri aksi fantasi yang berpusat pada perjuangan perburuan yang lemah untuk bertahan hidup di dunia yang penuh manusia dengan kekuatan supranatural.

Sampai diberi kemampuan langka guna naik level dan untuk memiliki kekuatan yang tidak tertandingi.***

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan ke email [email protected].